Friday, 15 May 2026

Berqurban bukan hanya sekedar menyembelih Hewan, Tapi merupakan bentuk Ketaqwaan, Keikhlasan dan Kepasrahan kepada Alloh SWT

PERINTAH BERQURBAN  BERDASARKAN AL-QUR'AN DAN AL-HADITS


Firman Allah, 

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

Artinya: "Maka laksanakanlah shalat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah)." (QS. Al Kautsar ayat 2,) 

Berkurban adalah sebuah bentuk nkepasrahan dan kepatuhan seorang hamba kepada Allah untuk mendekatkan diri kepadaNya,

وَلِكُلِّ أُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنْسَكًا لِيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَىٰ مَا رَزَقَهُمْ مِنْ بَهِيمَةِ الْأَنْعَامِ ۗ فَإِلَٰهُكُمْ إِلَٰهٌ وَاحِدٌ فَلَهُ أَسْلِمُوا ۗ وَبَشِّرِ الْمُخْبِتِينَ

Artinya:  "Dan bagi setiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), agar mereka menyebut nama Allah atas rezeki yang dikaruniakan Allah kepada mereka berupa hewan ternak. Maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserahdirilah kamu kepada-Nya. Dan sampaikanlah (Muhammad) kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh kepada Allah Ta'la (QS. Al Hajj ayat:34) 

  1. HEWAN YANG DIGUNAKAN QURBAN ADALAH UNTA, SAPI DAN KAMBING
  2. QURBAN SATU EKOR KAMBING UNTUK SATU ORANG

Penjelasan:

Satu ekor kambing hanya untuk qurban satu orang saja dan boleh pahalanya diniatkan untuk seluruh anggota keluarga meskipun jumlahnya banyak atau bahkan yang sudah meninggal dunia

Berdasarkan sabda Rasulullah SAW di bawah ini

Dari Abu Ayyub Al-Anshary,

...كَانَ الرَّجُلُ فِي عَهْدِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُضَحِّى بِالشَّاةِ عَنْهُ وَعَنْ أَهْلِ بَيْتِهِ

”Pada masa Rasulullah kshallallahu ’alaihi wa sallam, ada seseorang (suami) menyembelih satu kkekor kambing sebagai qurban bagi dirinya dan keluarganya.” (HR.Tirmidzi dan Ibnu Majah)

    3. QURBAN UNTA DAN SAPI SECARA PATUNGAN

Dari Ibnu Abbas radhiyallahu’anhu beliau mengatakan,

كُنَّا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فِى سَفَرٍ فَحَضَرَ الأَضْحَى فَاشْتَرَكْنَا فِى الْبَقَرَةِ سَبْعَةً وَفِى الْبَعِيرِ عَشَرَةً


”Dahulu kami penah bersafar (bepergian) bersama Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam lalu tibalah hari raya 'Idul Adha maka kami pun berserikat (patungan) sepuluh orang untuk qurban satu ekor unta.

Sedangkan untuk satu ekor sapi kami berserikat (patungan) sebanyak tujuh orang.”(HR.At-Tirmidzi dan Ibnu Majah) 

Penjelasan: Satu ekor sapi boleh dijadikan qurban untuk 7 orang

Sedangkan satu ekor unta untuk 10 orang (atau 7 orang)

Begitu pula dari orang yang ikut patungan qurban sapi atau unta, masing-masing boleh meniatkan pahalanya  dirinya jdan keluarganya

    4. BERQURBAN ADALAH AMALAN YANG PALING DISENANGI OLEH ALLAH PADA  HARI IDUL ADHA.

Nabi Muhamad SAW Bersabda;

مَا عَمِلَ ابْنُ آدَمَ يَوْمَ النَّحْرِ عَمَلاً أَحَبَّ إِلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ مِنْ هِرَاقَةِ دَمٍ وَإِنَّهُ لَيَأْتِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِقُرُونِهَا وَأَظْلاَفِهَا وَأَشْعَارِهَا وَإِنَّ الدَّمَ لَيَقَعُ مِنَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ بِمَكَانٍ قَبْلَ أَنْ يَقَعَ عَلَى الأَرْضِ فَطِيبُوا بِهَا نَفْسًا

“Tidaklah pada hari nahr manusia beramal suatu amalan yang lebih dicintai oleh Allah dibanding mengalirkan darah dari hewan kurban. Ia akan datang pada hari kiamat dengan tanduk, kuku, rambut hewan kurban tersebut. Dan sungguh, darah tersebut akan sampai kepada (ridha) Allah sebelum tetesan darah tersebut jatuh ke bumi,maka bersenang hatilah kamu sekalian dengan qurban.(HR.Al Hakim,Ibnu Majah dan Tirmidzi)

قَالَ أَصْحَابُ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا هَذِهِ الأَضَاحِىُّ قَالَ سُنَّةُ أَبِيكُمْ إِبْرَاهِيمَ. قَالُوا فَمَا لَنَا فِيهَا يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ بِكُلِّ شَعَرَةٍ حَسَنَةٌ. قَالُوا فَالصُّوفُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ بِكُلِّ شَعَرَةٍ مِنَ الصُّوفِ حَسَنَةٌ.

“Para sahabat bertanya kepada Nabi SAW, ‘Wahai Rasulullah, apakah maksud dari hewan-hewan kurban seperti ini?.

Beliau menjawab; ‘Ini merupakan sunnah (ajaran) bapak kalian, Nabi Ibrahim AS.’ Mereka bertanya, ‘Wahai Rasulullah, lantas apa yang akan kami dapatkan dengannya?’ Beliau menjawab; ‘Setiap rambut terdapat satu kebaikan.’

Mereka berkata, ‘Bagaimana dengan bulu-bulunya wahai Rasulullah? Beliau menjawab: “Dari setiap rambut pada bulu-bulunya terdapat sutu kebaikan.”(HR. Ahmad dan Ibnu Majah).

    5. ANCAMAN BAGI YANG MAMPU TETAPI TIDAK QURBAN

Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

(( مَنْ وَجَدَ سَعَةً فَلَمْ يُضَحِّ فَلا يَقْرَبَنَّ مُصَلاَّنَا. ))

“Barang siapa mendapatkan kelapangan tetapi tidak berqurban, maka janganlah dia mendekati tempat shalat kami.” (HR Ahmad dan Ibn Majah).

Penjelasan al-hadits no.5:

  • Menyembelih Qurban hukumnya  "Sunah Muakkadah" Ibadah sunah yang sangat dianjurkan
  • Sebagai bentuk Kethaatan dan kepasrahan taqarrub kepada Allah SWT
  • Nabi Ibrahim AS telah lulus menjalani ujian degan predikat sangat baik Cum Laude.(QS.As-shoffat ayat 101-111)

Semoga tgl 10 dzul hijah 1447 H tahun ini, kita diberi kemampuan oleh Alloh dapat  melaksanakan Ibadah Qurban. Aamiiin YRA.. 
(HES)

Tuesday, 10 March 2026

LAILATUL QADAR DAN RIWAYAT ASAL MULANYA

Malam lailatul qadar merupakan malam yang ditunggu-tunggu oleh umat Islam seluruh dunia.

Malam ini merupakan malam yang istimewa dan penuh dengan kemuliaan.

Salah satu kemuliaan dari malam tersebut adalah,

Barang siapa beribadah di dalamnya, maka ia akan mendapat kebaikan yang lebih baik daripada beribadah 1000 bulan"

 

 LAILATUL QODRI KHOIRUN MIN ALFI SYAHRIN

 

Lantas bagaimana sejarah Malam lailatul qadar?

Riwayat Pertama,

Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi Wasallam sangat mencintai umatnya.

Maka sepanjang kehidupan beliau pun selalu memikirkan kebaikan untuk umatnya. Suatu ketika beliau merenungkan, umur umat terdahulu yang lebih panjang jika dibandingkan dengan umur umat beliau, sehingga Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi Wasallam merasa sedih. Mustahil, umat beliau bisa melebihi umat terdahulu dalam kebaikan, jika kesempatan mengerjakan amal sholeh-nya lebih pendek.

 

Oleh karena itulah, Alloh menurunkan Surat Al-Qadr ini.

 

Alloh memberikan anugerah satu malam dari 10 malam terakhir di bulan Romadon, dan Alloh menyatakan bahwa umat Nabi Muhammad Shollallohu ‘Alaihi Wasallam yang mau mengisi malam itu dengan ibadah kepada-Nya, maka ia akan mendapatkan pahala lebih baik daripada 1000 bulan (83 tahun 4 bulan)

 

Riwayat Kedua,

 ذَكَرَ رَسُولُ اللهُ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمًا أَرْبَعَةً مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ عَبَدُوا اللهَ ثَمَانِينَ عَامًا لَمْ يَعْصُوهُ طَرْفَةَ عَيْنٍ: أَيُّوبُ وَزَكَرِيَّا وَحِزْقِيلُ وَيُوشَعُ بْنُ نُونٍ، فَعَجِبَ الصَّحَابَةُ مِنْ ذَلِكَ فَأَتَاهُ جِبْرِيلُ فَقَالَ: عَجِبَتْ أُمَّتُكَ مِنْ عِبَادَةِ أَرْبَعَةٍ ثَمَانِينَ سَنَةً لَمْ يَعْصُوهُ طَرْفَةَ عَيْنٍ فَقَدْ أَنْزَلَ اللهُ عَلَيْكَ خَيْرًا مِنْ ذَلِكَ: (لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ) (القدر: ٣) . هَذَا أَفْضَلُ مِمَّا عَجِبَتْ أُمَّتُكَ، فَسُرَّ بِذَلِكَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالنَّاسُ مَعَهُ. 

رواه ابن أبى حاتم في تفسيره

Pada suatu kesempatan, Rosululloh Shollalohu ‘Alaihi Wasallam

Mengisahkan 4 (empat) orang Nabi dari kalangan Bani Israil yang menghabiskan waktu selama 80 tahun untuk beribadah kepada Alloh, dan tidak pernah sekejap pun maksiat kepada Alloh.

Mereka adalah Nabi Ayub, Nabi Zakariya, Nabi Hizqil dan Nabi Yusya’ bin Nun Alaihimus salam.


Mendengar kisah-kisah mereka, para sahabat sangat takjub.

Bagaimana mungkin bisa mendapatkan kedudukan yang demikian tinggi seperti itu?

Maka malaikat Jibril ‘Alaihis salam datang membacakan Wahyu Allah Surat Al-Qodar:

 

 “LAILATUL QODRI KHOIRUN MIN ALFI SYAHRIN”

 Riwayat Ketiga,

 ... أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَكَرَ رَجُلًا مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ كَانَ يَقُومُ اللَّيْلَ حَتَّى يُصْبِحَ ثُمَّ يُجَاهِدُ الْعَدُوَّ حَتَّى يُمْسِيَ، فَعَلَ ذَلِكَ أَلْفَ شَهْرٍ فَعَجِبَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ ذَلِكَ فَأَنْزَلَ اللهُ تَعَالَى: {لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ}...

 رواه ابن ابي جرير وابن المنذر وابن أبى حاتم

 

Sesungguhnya Nabi Shollallohu ‘alaihi wasallam menceritakan di kalangan orang Bani Israil terdapat seorang laki-laki yang suka beribadah Qiyamul lail hingga pagi tidak tidur kemudian memerangi musuh hingga sore hari. Perbuatan ini dilakukan selama 1000 bulan.

 

Kaum muslimin  mengagumi  perjuangan orang tersebut maka Alloh menurunkan

  “LAILATUL QODRI KHOIRUN MIN ALFI SYAHRIN”

 Bagaimana dengan kita?

 Ayo !!! semangat !!!

Fastabiqul khairat untuk meraih lailatul Qadar

 💪💪💪

Semoga pada tahun 2026 ini, kita oleh Alloh  SWT diberi pertolongan berupa  "kesehatan, kekuatan dan kemampuan sehingga dapat meraih Lailatul Qodar" Amal ibadah yang lebih baik dari pada 1000 bulan".

 

ٱمين، ٱمين، ٱمين يارب العالمين

          

Ramadhan,1447 H

Saturday, 22 October 2022

Hindarilah Riba

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman: 


يَمْحَقُ اللّٰهُ الرِّبٰوا وَيُرْبِى الصَّدَقٰتِ ۗ وَاللّٰهُ لَا يُحِبُّ كُلَّ كَفَّارٍ اَثِيْمٍ

Allah menghilangkan (keberkahan dari) riba dan menyuburkan sedekah. Allah tidak menyukai setiap orang yang sangat kufur lagi bergelimang dosa.
(Al-Baqarah [2]:276)


Saturday, 15 October 2022

Alquran mengajarkan bahwa kita harus Punya Hati lapang

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman: 


وَاِنْ كَانَ ذُوْ عُسْرَةٍ فَنَظِرَةٌ اِلٰى مَيْسَرَةٍ ۗ وَاَنْ تَصَدَّقُوْا خَيْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ

Jika dia (orang yang berutang itu) dalam kesulitan, berilah tenggang waktu sampai dia memperoleh kelapangan. Kamu bersedekah (membebaskan utang) itu lebih baik bagimu apabila kamu mengetahui(-nya).
(Al-Baqarah [2]:280)


Monday, 3 October 2022

Biasakanlah baca kitab Alqur'an, usahakan setiap hari minimal 3 ayat..

 Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman: 



اِنَّ الَّذِيْنَ يَتْلُوْنَ كِتٰبَ اللّٰهِ وَاَقَامُوا الصَّلٰوةَ وَاَنْفَقُوْا مِمَّا رَزَقْنٰهُمْ سِرًّا وَّعَلَانِيَةً يَّرْجُوْنَ تِجَارَةً لَّنْ تَبُوْرَۙ


Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca Kitab Allah (Al-Qur’an), menegakkan salat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepadanya secara sembunyi-sembunyi dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perdagangan yang tidak akan pernah rugi.

(Fāṭir [35]:29)

Wednesday, 4 May 2022

PUASA 6 HARI DI BULAN SYAWWAL

 PUASA 6 HARI DI BULAN SYAWWAL 


Bagi Muslimin & Muslimat  yang mampu dan tdk berhalangan dianjurkan berpuasa Syawwal


Di antara puasa sunnah yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam anjurkan setelah melakukan puasa wajib (puasa Ramadhan) adalah puasa 6 (enam) hari di bulan Syawal. 


Puasa Enam Hari di Bulan Syawal  mempunyai keutamaan yang sangat istimewa.


Hal ini dapat dilihat dari sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.


Dari sahabat Abu Ayyub Al Anshoriy, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:


مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ


“Barang siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia seperti berpuasa setahun penuh.” (HR. Muslim)


Pada hadits ini terdapat dalil tegas tentang dianjurkannya puasa enam hari di bulan Syawal 


Puasa Syawal 6 hari Seperti Puasa Setahun  Penuh


Dari Tsauban, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:


مَنْ صَامَ سِتَّةَ أَيَّامٍ بَعْدَ الْفِطْرِ كَانَ تَمَامَ السَّنَةِ (مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا)


“Barang siapa berpuasa enam hari setelah hari raya Idul Fitri, maka dia seperti berpuasa setahun penuh. (Barang siapa berbuat satu kebaikan, maka baginya sepuluh kebaikan semisal).”

(HR. Ibnu Majah Sahih)


Orang yang melakukan satu kebaikan akan mendapatkan sepuluh kebaikan yang semisal.


Puasa ramadhan selama sebulan berarti akan semisal dengan puasa 10 bulan.


Kemudian puasa syawal enam hari berarti akan semisal dengan 60 hari yang sama dengan 2 bulan. 


Oleh karena itu, seseorang yang berpuasa ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan syawal akan mendapatkan puasa seperti setahun penuh. 

(Syarh An Nawawi ‘ala Muslim). 


Semoga menjadi ilmu yang bermanfaat dan barokah untuk kita semua. Aamiiin 

الحمدلله جزاكم الله خير

Monday, 25 April 2022

Doa Lailatul Qodar

Doa Lailatul Qodar

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

ALLAAHUMMA INNAKA 'AFUWWUN KARIIMUN TUHIBBUL 'AFWA FA'FU 'ANNII
Arti:
Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi ampunan dan Maha Pemurah, Engkau senang memberikan ampunan, maka ampunilah aku