Malam lailatul qadar merupakan malam yang ditunggu-tunggu oleh umat Islam seluruh dunia.
Malam ini merupakan malam yang istimewa dan penuh dengan kemuliaan.
Salah satu kemuliaan dari
malam tersebut adalah,
Barang siapa beribadah di dalamnya, maka ia akan mendapat kebaikan yang lebih baik daripada beribadah 1000 bulan"
“LAILATUL QODRI KHOIRUN MIN ALFI SYAHRIN”
Lantas bagaimana sejarah Malam
lailatul qadar?
Riwayat Pertama,
Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi Wasallam sangat mencintai umatnya.
Maka sepanjang kehidupan
beliau pun selalu memikirkan kebaikan untuk umatnya. Suatu ketika beliau
merenungkan, umur umat terdahulu yang lebih panjang jika dibandingkan dengan
umur umat beliau, sehingga Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi Wasallam merasa
sedih. Mustahil, umat beliau bisa melebihi umat terdahulu dalam kebaikan, jika
kesempatan mengerjakan amal sholeh-nya lebih pendek.
Oleh karena itulah, Alloh
menurunkan Surat Al-Qadr ini.
Alloh memberikan anugerah satu
malam dari 10 malam terakhir di bulan Romadon, dan Alloh menyatakan bahwa umat
Nabi Muhammad Shollallohu ‘Alaihi Wasallam yang mau mengisi malam itu dengan
ibadah kepada-Nya, maka ia akan mendapatkan pahala lebih baik daripada 1000
bulan (83 tahun 4 bulan)
Riwayat Kedua,
رواه ابن أبى حاتم في تفسيره
Pada suatu kesempatan, Rosululloh Shollalohu ‘Alaihi Wasallam
Mengisahkan 4 (empat) orang
Nabi dari kalangan Bani Israil yang menghabiskan waktu selama 80 tahun untuk
beribadah kepada Alloh, dan tidak pernah sekejap pun maksiat kepada Alloh.
Mereka adalah Nabi Ayub, Nabi
Zakariya, Nabi Hizqil dan Nabi Yusya’ bin Nun Alaihimus salam.
Mendengar kisah-kisah mereka,
para sahabat sangat takjub.
Bagaimana mungkin bisa
mendapatkan kedudukan yang demikian tinggi seperti itu?
Maka malaikat Jibril ‘Alaihis
salam datang membacakan Wahyu Allah Surat Al-Qodar:
“LAILATUL QODRI KHOIRUN MIN ALFI SYAHRIN”
رواه ابن ابي جرير وابن المنذر وابن أبى حاتم
Sesungguhnya Nabi Shollallohu
‘alaihi wasallam menceritakan di kalangan orang Bani Israil terdapat seorang
laki-laki yang suka beribadah Qiyamul lail hingga pagi tidak tidur kemudian
memerangi musuh hingga sore hari. Perbuatan ini dilakukan selama 1000 bulan.
Kaum muslimin mengagumi
perjuangan orang tersebut maka Alloh menurunkan
Fastabiqul khairat untuk
meraih lailatul Qadar
Semoga pada tahun 2026 ini, kita oleh Alloh SWT diberi pertolongan berupa "kesehatan, kekuatan dan kemampuan sehingga dapat meraih Lailatul Qodar" Amal ibadah yang lebih baik dari pada 1000 bulan".
ٱمين، ٱمين،
ٱمين يارب العالمين